PersadaFM – Seorang balita berusia 22 bulan berinisial MA yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga tercebur ke dalam saluran air di depan rumahnya di Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Korban ditemukan tepat pada hari terakhir operasi pencarian oleh tim SAR gabungan yang rencananya akan ditutup pada Sabtu (24/5/2025).
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Minggu, 18 Mei 2025. Setelah hampir sepekan pencarian intensif, jasad korban ditemukan di wilayah Kabupaten Tulungagung, tepatnya di aliran Sungai Brantas di timur Jembatan Ngujang 1.
“Kami menerima informasi bahwa korban ditemukan di wilayah Tulungagung. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar.
Jasad balita malang tersebut kemudian dibawa ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Sebelumnya, MA dilaporkan hilang saat bermain hujan-hujanan di depan rumahnya. Diduga, korban tercebur ke dalam got atau saluran air di sisi jalan yang memiliki lebar dan kedalaman sekitar 60 sentimeter. Saat hujan deras, saluran ini kerap meluap dengan arus air yang deras.
Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan relawan telah melakukan pencarian menyeluruh di sepanjang aliran air hingga akhirnya menemukan korban yang terseret cukup jauh dari lokasi awal.
Atas kejadian ini, aparat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi lingkungan, terutama saat musim hujan, guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali. (riz)






