free web hit counter
""

Kesabaran Warga Blitar Mulai Diuji, PLN Ungkap Penyebab Listrik Kerap Padam Bergilir

PersadaFM – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Blitar dalam beberapa pekan terakhir terus menuai keluhan masyarakat. Pemadaman yang berlangsung hingga sekitar tiga jam tersebut dinilai mengganggu berbagai aktivitas warga, mulai dari pekerjaan, kegiatan rumah tangga, hingga operasional usaha.

Salah seorang warga Blitar, Hija, mengaku kini selalu mencabut seluruh stop kontak peralatan elektronik ketika listrik padam. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan akibat lonjakan arus listrik saat pasokan kembali menyala secara tiba-tiba. Menurutnya, pemadaman yang terjadi berulang dalam beberapa pekan terakhir membuat warga harus lebih waspada terhadap peralatan elektronik rumah tangga yang rentan mengalami kerusakan.

” Mota mati terus, yo rusak mbak peralatan, harus tlaten mencabuti stop kontak biar gak rusak,” ungkapnya.

Tak hanya warga, dampak pemadaman juga dirasakan para pelaku usaha. Marlan, salah satu pengusaha di Blitar, mengaku operasional usahanya sering terganggu akibat pemadaman bergilir yang berlangsung hingga berjam-jam. Ia mengatakan sebagian besar peralatan yang digunakan dalam usahanya membutuhkan pasokan listrik sehingga pekerjaan terpaksa terhenti ketika aliran listrik padam. Kondisi tersebut berdampak pada produktivitas usaha dan pelayanan kepada pelanggan.

“Kalau pemberitahuannya hanya beberapa menit sebelum padam, kami tidak punya cukup waktu untuk melakukan persiapan. Padahal usaha kami sangat bergantung pada listrik,” ujarnya.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blitar, Bayu Arif Ismawan, menjelaskan bahwa pemadaman bergilir terjadi akibat adanya kendala teknis operasional pada unit pembangkit yang berdampak pada berkurangnya pasokan daya ke sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk Kota dan Kabupaten Blitar. Menurut Bayu, untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan secara keseluruhan, PLN melakukan berbagai langkah optimalisasi operasi sistem serta penanganan teknis secara intensif guna memulihkan kemampuan pasok pembangkit secepat mungkin.

Baca Juga :  Frustasi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Paruh Baya di Kota Blitar Meninggal Tertabrak Kereta Api

Ia juga menegaskan bahwa kondisi yang saat ini terjadi bukan merupakan blackout sebagaimana informasi yang sempat berkembang di masyarakat. Pemadaman yang dilakukan merupakan bagian dari pengelolaan sistem kelistrikan yang dilakukan secara terukur dan terkendali guna menjaga keamanan sistem.

“Situasi yang saat ini berlangsung merupakan bagian dari pengelolaan sistem kelistrikan yang dilakukan secara terukur dan terkendali untuk menjaga keamanan sistem, menyeimbangkan pasokan dan kebutuhan daya, serta mencegah dampak yang lebih luas,” jelasnya.

Bayu menambahkan, PLN memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman bergilir tersebut. Karena itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak. Pemadaman bergilir, lanjutnya, akan dilakukan hingga kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik dapat dikendalikan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan.

“PLN terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta keandalan pasokan listrik tetap terjaga,” pungkasnya. (riz)