free web hit counter
""

Harga Telur Anjlok, Pemkab Blitar Genjot Gerakan Konsumsi Lokal hingga Perluas Kerja Sama Antardaerah

PersadaFM – Pemerintah Kabupaten Blitar terus memperkuat berbagai upaya untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur di tengah anjloknya harga telur di tingkat kandang. Selain menggerakkan konsumsi telur lokal, Pemkab juga memperluas kerja sama antardaerah guna meningkatkan penyerapan hasil produksi peternak.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan harga telur di tingkat peternak yang turun hingga sekitar Rp16 ribu per kilogram, sementara harga pakan terus naik hingga sekitar Rp7.500 per kilogram, membuat banyak peternak menjual di bawah biaya pokok produksi. Karena itu, pemerintah daerah harus hadir dengan langkah nyata.

“Kerja sama antardaerah terus kita tingkatkan. Baru saja kita menjalin kerja sama dengan Kota Tasikmalaya dan sebentar lagi mudah-mudahan dengan DKI Jakarta. Selain itu juga akan diperluas ke Nganjuk, Sumenep, dan kemungkinan Bekasi,” ujar Rijanto saat meninjau penjualan telur langsung peternak di depan Kantor Pemkab Blitar, Kanigoro, Senin (29/6/2026).

Sebagai langkah jangka pendek, Pemkab Blitar telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Blitar Nomor B/662/2950/409.1.4/2026 tentang Gerakan Konsumsi Telur Ayam Ras Lokal dalam rangka perlindungan peternak rakyat dan penguatan gizi masyarakat. Melalui surat edaran tersebut, OPD, BUMD, RSUD, camat, hingga pemerintah desa dan kelurahan diminta menggerakkan konsumsi telur lokal. ASN diimbau membeli telur lokal, menu berbahan telur diprioritaskan dalam kegiatan kedinasan, sementara pemerintah desa didorong mengampanyekan Gerakan Makan Telur Setiap Hari sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Implementasi kebijakan itu ditunjukkan dengan aksi Bupati Rijanto bersama Wakil Bupati, kepala OPD, dan para camat yang turun langsung membeli telur dari peternak. Seluruh ASN di lingkungan Pemkab Blitar juga telah diinstruksikan membeli telur sebagai bentuk dukungan terhadap peternak.

Baca Juga :  Pemenang Lomba Sat Kampilng Terima Penghargaan dari Kapolres Blitar Kota

Sementara itu, Koordinator Aliansi Peternak Mikro Kecil, Suyanto, mengatakan penjualan langsung kepada masyarakat akan terus dilakukan dan diperluas ke sejumlah wilayah di Blitar Raya. Pada hari pertama, sebanyak 15 armada membawa hampir lima ton telur ke depan Kantor Pemkab Blitar dan seluruhnya habis terjual berkat tingginya antusiasme masyarakat.

Pemkab Blitar berharap gerakan konsumsi telur lokal, penjualan langsung, dan perluasan kerja sama pemasaran antardaerah dapat mempercepat pemulihan harga telur sekaligus menjaga keberlangsungan sektor peternakan ayam petelur yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi Kabupaten Blitar. (riz)