PersadaFM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Blitar tingkatkan kompetensi warga binaannya dengan pengolahan kerupuk Puli. Peningkatan kompetensi ini sekaligus sebagai upaya meningkatkan produktifitas warga binaan di dalam Lapas.
Kerupuk Puli produksi warga binaan Lapas Kelas II B Blitar secara perdana telah menembus pasar ekspor ke Negara Hongkong. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Imam Jauhari menyebutkan jika pihaknya telah melakukan kontrak kerja sama dengan pihak ketiga dalam ekspor perdana kerupuk Puli.
Kerupuk puli yang telah menembus pasar luar negeri tersebut dibuat dengan bahan dasar beras yang diolah dengan rempah-rempah sehingga menciptakan cita rasa gurih. Proses pembuatan kerupuk Puli sendiri masih dilakukan oleh 10 orang narapidana (Napi) Lapas Kelas II B Blitar.
Imam juga menambahkan, pada ekspor pertama ini pihaknya masih mengirim 15 kardus, sedangkan permintaan mencapai 15.000 kardus. Untuk itu, pihaknya akan terus mengupayakan pembinaan guna meningkatkan kompetensi pembuatan kerupuk Puli serta akan menambah pembuat kerupuk Puli agar permintaan dari Hongkong segera tercapai. (zis/riz)






