free web hit counter
""

WACANA PARKIR KEMBALI TUAI KONTRA, JUKIR ANCAM BOIKOT TIDAK MEMBAYAR SETORAN PAD APABILA TARIF DITURUNKAN

PersadaFM – Para juru parkir (jukir) meminta Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin batalkan wacana penurunan tarif retribusi parkir tepi jalan. Mereka berharap Mas Ibin tidak mengeluarkan statetment wacana penurunan tarif parkir di media sosial sebelum ada kejelasan pembahasan wacana itu. 

Hal itu disampaikan perwakilan jukir, Siswanto usai audensi dengan komisi III DPRD Kota Blitar pada Senin (2/6/2025) di Kantor DPRD Kota Blitar. Siswanto meminta Walikota Blitar tak lagi memberikan statment di medsos soal wacana penurunan tarif parkir sebelum ada kejelasan atau komunikasi dengan para jukir.

Ia mengatakan jika sampai saat ini belum ada komunikasi dengan jukir terkait wacana tersebut. Para jukir ini menginginkan tarif retribusi parkir tetap seperti sekarang sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 3.000 untuk mobil. 

Bahkan mereka mengancam akan boikot tidak menyetorkan uang parkir apabila ada tekanan dari Pemkot Blitar terkait wacana penurunan tarif retribusi parkir yang tengah memanas ini. 

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Yudi Meira mengatakan pihaknya telah menerima aspirasi dari para jukir terkait besaran tarif parkir. Yudi menambahkan jika selama ini pihaknya belum ada komunikasi dengan Pemkot soal wacana itu.

DPRD Kota Blitar meminta Pemkot Blitar tetap melaksanakan tarif retribusi parkir yang berlaku sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 3.000 untuk mobil sebelum adanya revisi dan penetapan aturan. Selain itu, Yudi menilai jika kebijakan ini perlu kajian dan pembahasan bersama anggota dewan. Pihaknya juga juga meminta Pemkot menertibkan parkir liar. (zis/riz)

Baca Juga :  Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi, KPU Kabupaten Blitar Sebut H-5 Penutupan Pendaftaran Belum Ada Parpol Mengirimkan Nama Bakal Calon Legislatif