free web hit counter
""

Temu Anak 2026, Pemkab Blitar Dengarkan Langsung Suara Anak untuk Kebijakan yang Lebih Inklusif

PersadaFM – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Temu Anak dan Dialog bersama Bupati dalam rangka Kampanye Perlindungan Anak Tahun 2026 di Ruang Rapat Candi Penataran Lantai 3, Kantor Bupati Blitar, Kanigoro, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan bertema “Melalui Sinergi dan Partisipasi Anak, Wujudkan Generasi Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya” ini menjadi ruang bagi anak-anak menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 30 anggota Forum Anak Kabupaten Blitar, 60 siswa SMP dan SMA sederajat, serta 10 anak difabel.

Kepala Dinas P3APPKB Kabupaten Blitar, Hendry Bagus Dwitanto, mengatakan Temu Anak bertujuan meningkatkan partisipasi anak dalam pembangunan, memperkuat kapasitas Forum Anak sebagai pelapor dan pelopor, serta menjadi wadah penyampaian Suara Anak kepada pemerintah daerah.

Dalam sesi dialog, anak-anak menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari anak putus sekolah, pernikahan dini, hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aspirasi tersebut menjadi masukan langsung bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih berpihak kepada anak.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Blitar Rijanto menegaskan pemerintah daerah terus berupaya memenuhi hak-hak anak melalui perlindungan, pendidikan, dan pemenuhan gizi. Ia menyampaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini sedang dievaluasi secara menyeluruh oleh Badan Gizi Nasional, terutama terkait tata kelola agar pelaksanaannya lebih baik dan tepat sasaran.

“Makanan bergizi gratis ini program yang sangat baik. Kalau tata kelolanya bagus dan tepat sasaran, insyaallah hasilnya juga bagus,” ujar Rijanto.

Ia juga memastikan anak-anak yang putus sekolah tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada jenjang SD, SMP, maupun SMA.
Rijanto mengakui pembenahan berbagai program membutuhkan anggaran yang besar.

Baca Juga :  TERSANGKA MISTERI KEMATIAN PEREMPUAN DI KAMAR KOS JALAN KEDONDONG TERUNGKAP, KEKASIH KORBAN TENDANG LEHER

Meski kondisi fiskal daerah sedang menghadapi tantangan, Pemkab Blitar tetap berkomitmen menjalankan program-program yang berpihak pada kepentingan anak.
Melalui Temu Anak 2026, Pemkab Blitar berharap suara dan aspirasi anak menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan yang lebih inklusif demi mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda. (riz)