free web hit counter
""

TERSANGKA MISTERI KEMATIAN PEREMPUAN DI KAMAR KOS JALAN KEDONDONG TERUNGKAP, KEKASIH KORBAN TENDANG LEHER

PersadaFM – Polres Blitar Kota telah mengamankan satu orang tersangka dalam misteri kematian perempuan di dalam kamar kos, Rabu (20/8/2025). Tersangka berinisial MKS (29) warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar terbukti melakukan penganiayaan terhadap.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly pada Jum’at (22/8/2025) mengatakan jika korban Mayga Triya Wanda Ayu (25) warga Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dilaporkan meninggal dunia dalam kamar kosnya, jalan Kedondong, Kota Blitar.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Polres Blitar Kota telah menetapkan MKS (29) warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar sebagai tersangka. Kapolres Blitar, AKBP Titus Yudho Uly pada Jum’at (22/8/2025) mengatakan jika keduanya sempat adu cek cok sebelum aksi penganiayaan tersebut terjadi.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan adik ipar korban, setelah mendapati laporan dari ayahnya untuk menjenguk korban di RS Budi Rahayu. Melihat Meyga terbujur dengan di tutup kain, pelapor menyadari bahwa korban telah meninggal dunia.

Curiga dengan MKS yang saat itu bersama
korban, pelapor kemudian menanyakan tentang penyebab kematian korban. MKS mengaku bahwa sebelumnya mereka telah bersama di kamar kos korban untuk minum minuman keras. Keduanya kemudian bertengkar, sehingga membuat korban hendak keluar kamar dan saat ditarik oleh MKS, kepala korban membentur lantai.

Merasa curiga dan janggal, Ia kemudian melaporkan hal ini pada kepolisian. Kurang dari dua jam, MKS berhasil diamankan dirumahnya dan saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

AKBP Titus menyebutkan jika hasil pemeriksaan tim Forensik RS Bhayangkara Kediri, Mayga meninggal dunia akibat cekikan dan adanya cairan di lambung akibat kesulitan bernafas. MKS melakukan penganiayaan dengan menarik korban hingga kepalanya terbentur di lantaindan kemudian mencekik leher hingga menendang leher korban. (zis/riz)

Baca Juga :  MENDAGRI LAKUKAN MONEV, PENGAKTIFAN POS KAMPLING JADI PRIORITAS PASCA DEMONSTRASI