PersadaFM — Seekor monyet ekor panjang yang sempat masuk ke permukiman warga di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, akhirnya dikembalikan ke habitat alaminya di kawasan hutan lindung milik Perhutani di Gunung Kelud, Kamis (27/8/2026). Monyet tersebut sebelumnya dievakuasi petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar setelah menerima laporan warga pada Rabu (26/8/2026).
Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo, mengatakan setelah berhasil diamankan, monyet tersebut tidak langsung dilepas di sekitar lokasi penangkapan. Petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan lokasi pelepasliaran yang sesuai. Menurut Teddy, kondisi monyet saat dilepasliarkan dalam keadaan sehat. Kawasan hutan yang menjadi lokasi pelepasliaran juga dinilai memiliki sumber makanan yang cukup bagi monyet tersebut.
“Untuk pelepasan monyet kita lepaskan di hutan lindung milik Perhutani karena di sana banyak kawanannya. Kita kembalikan ke alam bebas supaya tidak memasuki permukiman lagi,” ujar Teddy.
Terkait asal-usul monyet, petugas belum mengetahui secara pasti. Setelah proses evakuasi, warga sekitar telah dikonfirmasi dan tidak ada yang mengaku memiliki atau memelihara monyet ekor panjang tersebut. Pelepasliaran dilakukan setelah petugas berkoordinasi dengan BKSDA wilayah Kediri. Selanjutnya, Damkar Kabupaten Blitar bekerja sama dengan Perhutani Blitar membawa monyet tersebut ke habitat alaminya di kawasan jalur pendakian Gunung Kelud via Karangrejo.
Teddy berharap dengan dikembalikannya monyet tersebut ke habitat yang sesuai, satwa dapat kembali hidup bersama kawanannya sekaligus mencegahnya kembali masuk ke kawasan permukiman warga. (riz)






