PersadaFM – Kebakaran melanda gudang Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Selasa (13/10) pagi.
Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah stok material bangunan dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 juta.
Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah oleh karyawan toko di belakang bangunan. Api kemudian merembet ke gudang yang lokasinya berdekatan dengan tempat pembakaran sampah tersebut.
Sekretaris Desa Sukosewu, Yudha Himawan, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, karyawan toko membakar sampah, tetapi tidak menunggu hingga api benar-benar padam.
“Biasanya membakar sampah ditungguin oleh karyawannya. Namun, saat kejadian justru ditinggal, sehingga merambat ke toko bangunan,” ujar Yudha.
Dia menjelaskan, gudang tersebut menyimpan berbagai jenis material bangunan, mulai dari pipa PVC, paralon, kayu, kardus, keramik, hingga bahan bangunan lainnya. Banyaknya material yang tersimpan membuat kebakaran mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan gudang.
Mengetahui kejadian tersebut, warga bersama perangkat desa segera melaporkan kebakaran kepada pihak kepolisian dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.
Di tengah proses penanganan, warga dan pemilik toko bahu-membahu mengeluarkan material bangunan yang masih bisa diselamatkan. Sejumlah paralon dan keramik berhasil dievakuasi sehingga masih berpotensi untuk dijual kembali.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Sementara itu, dugaan penyebab kebakaran bermula dari pembakaran sampah masih perlu dipastikan melalui penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (riz)






