PersadaFM — Pemerintah Kabupaten Blitar melakukan rotasi dan mutasi terhadap 120 pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Senin (12/10/2026). Pelantikan yang berlangsung di Ruang Candi Penataran tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.
Bupati Blitar Rijanto mengatakan, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi agar organisasi pemerintahan tetap dinamis. Langkah ini juga diperlukan untuk menjaga semangat dan energi aparatur dalam menjalankan tugas serta mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar.
Menurut Rijanto, rotasi dan mutasi akan terus dilakukan sesuai kebutuhan organisasi, termasuk untuk mengisi jabatan yang kosong akibat aparatur sipil negara (ASN) memasuki masa pensiun.
“Bukannya enggak jalan, jalan, tapi perlu ada refreshing. Penyegaran itu perlu. Dan itu di mana-mana, Presiden aja di-refresh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Blitar Puguh Imam Susanto menjelaskan, dari total 120 pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, sebanyak 12 orang merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama. Selain itu, terdapat satu pejabat yang dikukuhkan kembali dalam jabatannya, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yakni dr. Endah Woro Utami. Adapun pejabat administrator terdiri atas 17 orang eselon IIIA dan 30 orang eselon IIIB. Sementara itu, pejabat pengawas meliputi 39 orang eselon IVA dan 21 orang eselon IVB.
Puguh menegaskan, seluruh proses rotasi dan mutasi telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku. Usulan penataan jabatan terlebih dahulu disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh pertimbangan teknis sebelum pelantikan dilaksanakan. (riz)






