free web hit counter
""

Kasus Gresik Jadi Pengingat Penting, BKPSDM Kabupaten Blitar Imbau Warga Tak Tergoda Janji Lolos CPNS Lewat Jalur Belakang

PersadaFM — Kasus dugaan penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gresik yang sempat viral di media sosial menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan berkedok rekrutmen ASN.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Kabupaten Blitar, Achmad Budi Hartawan, menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan CPNS telah diatur secara ketat dan dilakukan secara transparan, sehingga tidak ada ruang bagi praktik jalur belakang maupun titipan.

Ia menjelaskan, tahapan rekrutmen CPNS selalu diawali dari pengusulan formasi oleh pemerintah daerah yang kemudian harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Setelah disetujui, proses tersebut diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.

“Pengumumannya tidak hanya sekali. Mulai dari jadwal pendaftaran, hasil seleksi administrasi, hingga tahapan ujian dan pengumuman kelulusan, semuanya disampaikan secara terbuka,” ujarnya.

Pada tahap seleksi administrasi, lanjutnya, peserta bahkan diberikan kesempatan untuk menyampaikan sanggahan apabila terdapat ketidaksesuaian. Setelah itu, peserta akan mengikuti tahapan ujian yang hasilnya kembali diumumkan secara resmi.

“Setelah seluruh tahapan selesai, peserta yang dinyatakan lulus akan masuk ke proses pemberkasan yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara. Dari situ akan diterbitkan pertimbangan teknis sebelum akhirnya ditetapkan melalui surat keputusan oleh pejabat pembina kepegawaian,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyerahan SK pengangkatan CPNS umumnya dilakukan secara terbuka melalui kegiatan seremonial yang disertai dengan pengambilan sumpah dan janji sebagai ASN.

Budi menegaskan, jika ada pihak yang menawarkan kelulusan CPNS melalui jalur tertentu dengan imbalan uang, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai penipuan.

“Tidak ada jalur khusus dalam seleksi CPNS. Semua harus melalui tahapan yang telah ditentukan. Jika ada yang menjanjikan bisa meloloskan, itu pasti tidak benar,” tegasnya.

Baca Juga :  Kunjungan ke Desa Serang, Pemkab Blitar Siap Bantu Pelaku Usaha Menjadi Berkembang

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya, serta selalu melakukan verifikasi kepada instansi resmi.

“Jika ada informasi terkait rekrutmen ASN, khususnya di Kabupaten Blitar, silakan dikonfirmasi langsung ke BKPSDM. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (riz)