free web hit counter
""

Hearing di Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, CV Bumi Indah Klaim Pengelolaan Limbah Sesuai Baku Mutu

PersadaFM – Komisi III DPRD Kabupaten Blitar menggelar hearing terkait keluhan warga soal dugaan bau dari pengolahan limbah peternakan ayam milik CV Bumi Indah di Dusun Bintang, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Senin 11 Mei 2026, di ruang Komisi III DPRD Kabupaten Blitar.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho mengatakan hearing tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan warga yang masih mencium bau dari proses pengolahan limbah peternakan.
Menurut Aryo, warga meminta adanya langkah konkret agar bau dapat diminimalisir dan tidak lagi mengganggu lingkungan sekitar. Ia juga menyebut hearing serupa sudah beberapa kali dilakukan dalam kurun satu tahun terakhir.

“Walaupun dari sisi perizinan lengkap dan perusahaan cukup terbuka, tapi kalau masyarakat masih merasa terganggu tentu harus ada perbaikan yang dilakukan,” ujar Aryo.

Sementara itu pihak CV Bumi Indah melalui Manajer HRD dan Legal CV Tama Putra Brawijaya menyampaikan pengelolaan limbah selama ini telah dilakukan semaksimal mungkin dengan mengacu pada baku mutu lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau bau memang tidak bisa dinolkan sama sekali, tapi kami mengacu pada baku mutu udara. Jadi standarnya bukan berdasarkan penciuman masing-masing orang, tetapi hasil uji laboratorium,” jelasnya.

Pihak perusahaan juga menyebut telah melakukan uji kebauan, uji ambience udara, dan kualitas limbah sejak 23 April lalu. Hasil pengujian laboratorium tersebut diperkirakan keluar pada 13 hingga 14 Mei mendatang.

Selain itu, CV Bumi Indah mengaku tetap membuka komunikasi dengan masyarakat sekitar dan menyediakan layanan pengaduan selama 24 jam apabila warga kembali merasakan bau yang mengganggu.

“Kami mengucapkan terima kasih atas masukan dari masyarakat dan ke depan akan terus berbenah agar pengelolaan limbah tetap sesuai baku mutu,” tambahnya.

Baca Juga :  Peduli Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar Adakan Lomba Cerdas Cermat Tingkat SMP/MTs

Pihak perusahaan juga menyampaikan telah menjalankan program CSR kemasyarakatan bagi warga sekitar. Program tersebut menyasar 332 kepala keluarga dengan total nilai bantuan sosial dan kemasyarakatan mencapai sekitar Rp100 juta per tahun. Selain itu, perusahaan juga membagikan telur setiap enam bulan sekali kepada sekitar 350 kepala keluarga di wilayah sekitar peternakan. (riz)