free web hit counter
""

EKS LAHAN KONFLIK DIUBAH JADI KEBUN JAGUNG, WARGA DESA SOSO PETIK HASIL REFORMA AGRARIA

Andri Kurniawan

PersadaFM – Desa Soso, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menjadi contoh nyata keberhasilan pelaksanaan reforma agraria. Lahan-lahan yang dulu tak bertuan akibat konflik kini telah bersertifikat dan dimanfaatkan warga untuk menanam jagung, mendukung program ketahanan pangan nasional.

Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati, mengatakan bahwa program ini bukan hanya menyelesaikan masalah agraria, tetapi juga membuka jalan bagi petani untuk maju.

“Dengan sertifikat, tanah yang dulu ditelantarkan sekarang jadi produktif. Petani punya rasa aman, bisa mengakses modal, dan hasil panen pun lebih terjamin,” kata Yulia saat kunjungan lapangan, Selasa (2/7/2025).

Yulia menambahkan, program ini berjalan dengan dukungan pola kemitraan closed loop antara petani dan sektor swasta. Sistem ini memberikan kepastian harga panen dan perlindungan dari tengkulak.

Kepala BPN Kabupaten Blitar, Barkah Yoelianto, mencatat sebanyak 944 bidang tanah seluas 64,74 hektare telah disertifikasi dan diberikan kepada 528 kepala keluarga sejak 2022. Sebagian besar lahan dimanfaatkan untuk pertanian jagung, sisanya untuk ketela dan permukiman.

“Lahan yang dulunya kosong kini jadi sumber penghasilan. Reforma agraria ini betul-betul menyentuh kebutuhan warga,” pungkas Barkah. (riz)

Baca Juga :  Pemkab Blitar Harap Kades Terpilih Bisa Menjadi Pemimpin Amanah