free web hit counter
""

Dispora Kabupaten Blitar Mulai Petakan Kekuatan, 50 Atlet Disiapkan Hadapi Persaingan Popda Jatim 2026

PersadaFM – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar mulai memetakan kekuatan atlet yang akan diturunkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur di Kabupaten Ngawi. Sebanyak 50 atlet diproyeksikan diberangkatkan dengan fokus meraih medali.

Kepala Dispora Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama sekitar 30 cabang olahraga (cabor) untuk mendata atlet yang akan didaftarkan dalam Popda. Dari hasil pemetaan sementara, terdapat sekitar 10 cabor yang dinilai berpeluang menyumbangkan medali. Atlet yang menjadi prioritas merupakan mereka yang memiliki rekam jejak prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Salah satu cabor unggulan yakni balap sepeda dan MTB yang sebelumnya berhasil meraih dua medali emas dalam kejuaraan di Banyuwangi.

“Untuk balap sepeda dan MTB kemarin mengikuti kejuaraan di Banyuwangi dan mendapatkan dua medali emas. Atlet tersebut masih bisa berlaga di Popda,” ujar Anindya.

Namun, keterbatasan anggaran membuat Dispora harus menentukan skala prioritas. Pengiriman atlet akan difokuskan pada mereka yang memiliki peluang besar meraih medali, sementara cabor beregu dibatasi karena membutuhkan biaya lebih besar.

“Target kami bukan sekadar mengikuti pertandingan atau mencari pengalaman, tetapi memberangkatkan atlet yang memang memiliki peluang memperoleh medali,” tegasnya.

Selain anggaran, tantangan lain yakni aturan Popda yang menggunakan dasar domisili sekolah. Atlet asal Kabupaten Blitar yang bersekolah di Kota Blitar tetap akan mewakili Kota Blitar.

Pada Popda sebelumnya, Kabupaten Blitar berada di peringkat 18. Tahun ini, Dispora berharap strategi pemetaan atlet dapat meningkatkan prestasi. Pelaksanaan Popda juga menjadi tantangan karena venue pertandingan tersebar di beberapa daerah, seperti Ngawi, Surabaya, dan Kabupaten Kediri. (riz)

Baca Juga :  PEMKAB BLITAR SIAP GELAR MUTASI PEJABAT, NAMUN PELANTIKAN MASIH MENUNGGU RESTU MENDAGRI