PersadaFM – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax membuat masyarakat banyak yang beralih menggunakan pertalite. Pengawas stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) Jl. Kalimantan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar siapkan tambahan pasokan pertalite.
Pengawas SPBU Jl. Kalimantan, M Rizki usai menjelaskan jika kenaikan harga yang signifikan dan cepat ini membuat pengguna pertamax banyak yang beralih ke pertalite. “Karena pengguna pertamax pindah ke pertalite, pembelian pertamax mulai berkurang sejak pagi,” imbuhnya.
Rizki menjelaskan jika sebelumnya penjualan pertamax dalam sehari hingga 5000 liter. Sementara untuk pertalite, SPBU Jl. Kalimantan membatasi penggunaan sebanyak 15.000 liter perhari. “Satu hari (pertalite) itu sebanyak 15 ton atau 15.000 liter habis, sedangkan pasokannya per hari 16 ton,” terang Rizki.
Untuk mengantisipasi membludaknya pengguna yang beralih ke pertalite, pihak SPBU akan menambah hingga 8000 liter per hari. “Dari 16 ton, rencananya akan ditambah jadi 24 ton perhari,” tandasnya.
Sementara itu, wakil ketua Bidang SPBU Hiswana Migas, Rudiana menjelaskan jika kesediaan stok di Blitar masih aman. “Blitar ini ada dari Surabaya, ada dari Malang, jadi sangat aman,” jelasnya.
Sementara itu, Rudiana memastikan jika hal ini tidak begitu berdampak. Pasalnya pengguna pertamax rata-rata fanatik terhadap produk tersebut.
“Mereka yang konsumen pertamax itu rata-rata fanatik, jadi biasanya migrasinye ke pertalite ini tidak terlalu banyak,” tutup Rudi. (zis/riz)






