PersadaFM – Jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tergabung dalam Kloter 107 SUB bersiap menjalani prosesi lempar jumrah di Mina. Pada tahapan ibadah ini, para jemaah dituntut menyiapkan stamina lebih karena jarak tempuh dari pemondokan menuju lokasi lontar jumrah terbilang cukup jauh.
Ketua Kloter 107 SUB, Jamil Mashadi, mengatakan seluruh jemaah telah tiba di Mina usai menjalani prosesi mabit dan dalam kondisi siap mengikuti rangkaian ibadah berikutnya.
“Alhamdulillah seluruh jemaah haji sudah berada di Mina dan bersiap-siap untuk prosesi melempar jumrah,” ujar Jamil.
Ia menjelaskan, lokasi pemondokan jemaah Kabupaten Blitar berada di kawasan puncak dan menempati bagian pojok wilayah Mina. Posisi tersebut membuat akses menuju titik pelaksanaan lontar jumrah membutuhkan tenaga lebih dibanding lokasi lain. Berdasarkan informasi dari pihak Syarikah, jarak pulang pergi dari lokasi pemondokan menuju area lempar jumrah diperkirakan mencapai sekitar delapan kilometer. Karena itu, jemaah diminta menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama menjalani ibadah.
“Lokasi tempat kami menginap ini termasuk titik yang agak jauh sehingga nanti butuh tenaga ekstra. Informasi dari Syarikah, pulang pergi sekitar delapan kilometer,” jelasnya.
Meski harus menempuh perjalanan yang cukup panjang, kondisi jemaah haji asal Kabupaten Blitar secara umum dilaporkan tetap sehat. Menurut Jamil, rasa lelah yang dialami sebagian jemaah menjadi hal yang wajar di tengah padatnya aktivitas selama pelaksanaan ibadah haji.
Ia menambahkan, rombongan jemaah nantinya juga akan dipandu saat menuju lokasi lontar jumrah agar seluruh proses berjalan tertib dan lancar.
“Kondisi jemaah haji sehat, kalaupun kecapean ini sesuatu yang biasa karena bagian dari mendekatkan diri kepada Allah,” pungkasnya. (riz)






