free web hit counter
""

Puluhan Santri dan Santriwati di Kabupaten Blitar Terpilih Ikuti Madrasah Digital NU: Menjadi Motor Penggerak Syiar dan Publikasi Pesantren

PersadaFM – Dalam rangka menciptakan kualitas santri yang kreatif dan mampu beradaptasi dengan kemajuan jaman, puluhan santri dan santriwati dari Kabupaten Blitar disiapkan menjadi kader siber melalui Madrasah Digital. Nantinya para santri dan santriwati ini akan mengikuti madrasah setiap tiga bulan sekali untuk membantu meningkatkan citra positif pesantren melalui media sosial.

Salah satu peserta asal Ponpes Al Falah Jeblog, M Danish Firmansyah mengaku mendapatkan ilmu yang baru dan telah memiliki wacana dalam menerapkannya untuk publikasi media sosial. “Alhamdulillah, ilmunya banyak dan bisa dipahami sehingga nanti akan memanfaatkan medsos untuk sarana dakwah dan juga mengenalkan potensi di pondok kami,” Danish.

Pada madrasah ini juga dijelaskan bagaimana merancang konten yang baik sehingga tidak menimbulkan kesan fanatik terhadap pondok pesantren. Melainkan menciptakan ruang siber sebagai media dakwah dan menyampaikan kebajikan secara luas.

Sementara itu, Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Blitar, Lathif Najibulloh menjelaskan sebanyak 41 santri dan santriwati terpilih untuk mengikuti madrasah ini. “Ada 41 yang terpilih dari seluruh pondok pesantren di Kabupaten Blitar, tepatnya 21 santri dan 20 santriwati,” jelas Lathif Najibulloh, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen gerakan ‘dari NU untuk NU’. Terlaksananya agenda inipun tak luput dari sinergi lintas lembaga.

Sehingga nantinya setiap santri siber bisa menciptakan situasi nyaman pada tiap ruang siber. “Kader siber ini akan diproyeksikan menjadi motor penggerak digitalisasi syiar Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah di Blitar Raya secara berkelanjutan,” tutup Gus Lathif. (zis/riz)

Baca Juga :  Memasuki H-6 Lebaran, 4.000 Penumpang Kereta Api Tercatat Tiba di Stasiun Blitar