PersadaFM — Gangguan pelayanan air bersih terjadi di wilayah Wlingi dan sekitarnya setelah pipa transmisi utama milik Perumda Air Minum Tirta Penataran mengalami kerusakan akibat longsor yang dipicu cuaca ekstrem.
Peristiwa ini bermula dari hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Blitar pada Rabu malam (8/4/2026), hingga menyebabkan tanah longsor di kawasan sekitar sumber air Tirtomoyo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari. Akibatnya, jaringan pipa utama patah dan berdampak pada ribuan pelanggan di wilayah Semen dan sebagian Wlingi.
Bupati Blitar Rijanto turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memantau proses perbaikan yang dilakukan oleh tim teknis.
“Hari ini saya cek langsung, memang benar pipa berdiameter 10 inci ini putus. Letaknya di dekat sumber Tirtomoyo. Teman-teman sudah bekerja siang dan malam untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya, Sabtu (11/4/2026).
Menurutnya, perbaikan sempat dilakukan dan pipa berhasil tersambung. Namun, ditemukan kerusakan lanjutan pada bagian pipa lain di bawahnya, sehingga proses perbaikan harus kembali dilanjutkan.
“Setelah tersambung, ternyata ada pipa lain yang ikut putus di bagian bawah. Sehingga hari ini pekerjaan kembali dilanjutkan dan dikebut tanpa henti agar segera selesai,” imbuhnya.
Bupati mengapresiasi dedikasi petugas di lapangan yang terus bekerja maksimal demi mempercepat pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya distribusi air dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Insyaallah dengan kerja keras yang dilakukan, hari ini bisa segera tuntas dan layanan air bersih kembali normal,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Blitar memastikan proses perbaikan terus dipercepat agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi dan distribusi air bersih kembali berjalan lancar. (riz)






