PersadaFM – Hingga hari ketiga pelaksanaan Idul Adha 1446 H, yaitu dari tanggal 6 sampai 8 Juni 2025, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mencatat sebanyak 3.164 titik lokasi pemotongan hewan kurban tersebar di berbagai wilayah. Total hewan yang telah dipotong meliputi 1.670 ekor sapi jantan, 162 ekor sapi betina, 3 ekor kerbau jantan, 15.992 ekor kambing jantan, 163 ekor kambing betina, 426 ekor domba jantan, dan 14 ekor domba betina.
Sub Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, drh. Andar Yuliani menjelaskan, dari hasil monitoring yang dilakukan, distribusi daging kurban tercatat telah diterima oleh 442.132 kepala keluarga di seluruh Kabupaten Blitar. Selain mengawasi proses penyembelihan, petugas pemantau dari dinas juga mencatat adanya kasus penyakit cacing hati yang ditemukan pada sejumlah hewan.
“Tercatat 215 kasus cacing hati pada sapi, 76 kasus pada kambing, dan 2 kasus pada domba”, ujarnya.
Ia menambahkan dalam setiap temuan infeksi hati, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada panitia kurban. Apabila infeksi cacing hati tergolong ringan, bagian hati yang terinfeksi masih dapat dikonsumsi dengan cara dibuang bagian yang rusak. Namun, apabila infeksinya cukup parah, maka petugas menyarankan agar hati tersebut tidak dikonsumsi karena tidak layak.
“Di sinilah pentingnya kehadiran petugas pemantau hewan kurban, untuk memastikan keamanan daging yang akan dikonsumsi masyarakat. Dengan catatan, bagian daging maupun jeroan harus dimasak dengan benar untuk mencegah risiko kesehatan,” tambah drh. Andar.
Pelaksanaan kurban tahun ini berjalan cukup tertib dan aman, dengan pengawasan ketat dari petugas kesehatan hewan, sehingga distribusi daging dapat terlaksana secara merata dan daging yang disalurkan tetap dalam kondisi layak konsumsi. (riz)






