PersadaFM – Partai Amanat Nasional (PAN) terus memperkuat konsolidasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang. Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan konsolidasi organisasi yang dipimpin Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadiq, di Hotel Puri Perdana, Kota Blitar, Sabtu (27/6/2026).
Konsolidasi di Kota Blitar menjadi bagian dari rangkaian penataan organisasi PAN di Daerah Pemilihan (Dapil) VI Jawa Timur yang meliputi Kota dan Kabupaten Blitar, Kota dan Kabupaten Kediri, serta Kabupaten Tulungagung. Sebelumnya, Rizki Sadiq juga menghadiri agenda serupa di Kabupaten Blitar sebelum melanjutkan kegiatan di Kota Blitar.
Rizki Sadiq mengatakan, konsolidasi difokuskan pada penataan dan penyegaran struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Penataan tersebut ditargetkan rampung sepanjang 2026 sebagai upaya memperkuat soliditas internal sekaligus memastikan seluruh perangkat organisasi dapat bekerja lebih efektif.
Menurutnya, evaluasi terhadap hasil Pemilu 2024 menjadi dasar dalam melakukan pembenahan organisasi. Struktur kepengurusan yang dinilai perlu disegarkan akan diperkuat agar PAN memiliki fondasi yang lebih kokoh dalam menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai Kota Blitar memiliki arti strategis bagi PAN. Pada Pemilu 2024, partai berlambang matahari putih itu untuk pertama kalinya berhasil membentuk satu fraksi di DPRD Kota Blitar. Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting yang harus dijaga melalui kerja organisasi yang lebih terstruktur.
“Meraih kepercayaan masyarakat mungkin lebih mudah dibanding mempertahankannya. Karena itu kami ingin memastikan seluruh kader dan pengurus tetap solid, tidak ada yang merasa ditinggalkan, serta terus menjaga komunikasi di semua tingkatan,” ujar Rizki Sadiq.
Ia menambahkan, kegiatan konsolidasi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan kader sekaligus memastikan mesin partai tetap bergerak secara optimal. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus di tingkat atas, tetapi juga oleh soliditas struktur hingga tingkat desa dan kelurahan.
Selain memperkuat organisasi, PAN juga mulai memasang target politik untuk Pemilu 2029. Di Kota Blitar, PAN menargetkan mampu meraih dua kursi di setiap daerah pemilihan atau sedikitnya enam kursi di DPRD Kota Blitar. Sementara di Kabupaten Tulungagung, PAN menargetkan dapat meraih posisi pimpinan DPRD.
Menurutnya, penataan struktur sejak jauh hari menjadi langkah penting agar PAN memiliki mesin politik yang lebih solid dan siap menghadapi kontestasi pada Pemilu 2029. (riz)






