free web hit counter
""

Program Bantuan Pangan Beras untuk 19.000 Penerima di Kota Blitar Mulai Disalurkan, Masing-Masing Mendapat 30 Kilogram

PersadaFM – Program Bantuan Pangan Beras mulai disalurkan kepada masyarakat Kota Blitar. Sebanyak 19.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan bantuan beras yang bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah melalui Perum Bulog.

Penyaluran secara simbolis dilakukan di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Tanjungsari, Selasa (18/08/2026). Khusus Tanjungsari, ada 1.200 PBP yang menerima bantuan.

Kepala Bulog Subdivre Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan setiap PBP menerima 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September sekaligus.

“Untuk Kota Blitar totalnya 19.000 PBP. Masing-masing menerima 30 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September,” kata Yonas.

Penyaluran tahap awal difokuskan di Kecamatan Sukorejo dengan jumlah 7.372 PBP, kemudian dilanjutkan secara bergilir ke kecamatan lainnya. Untuk program bantuan berikutnya, Bulog masih menunggu instruksi dan penugasan dari pemerintah pusat.

Yonas memastikan stok beras Bulog masih mencukupi. Penyerapan beras juga telah mencapai 100 persen, dengan ketahanan stok sekitar 20 bulan berdasarkan asumsi penyaluran bantuan setiap bulan.

“Stok beras Bulog masih mencukupi, tidak usah khawatir. Penyerapan juga sudah 100 persen. Dengan asumsi bantuan yang disalurkan setiap bulan, ketahanan stok kita sekitar 20 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui program bantuan tersebut. Kota Blitar mendapat kuota 19.000 penerima, terutama masyarakat yang masuk kelompok desil 4 ke bawah.

Ia berharap bantuan dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan keluarga dan tidak diperjualbelikan.

“Saya mohon, karena ini bantuan, kalau bisa jangan dijual. Ini adalah untuk konsumsi masyarakat yang mendapatkan bantuan,” pesannya. (riz)

Baca Juga :  RIBUAN WARGA PADATI ALUN ALUN KANIGORO UNTUK NGABUBURIT DAN BUKA BERSAMA TASYAKURAN SUKSES PILKADA