PersadaFM – Pertanian di Kabupaten Blitar kini mendapat tambahan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Siang ini, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani, sebagai langkah nyata untuk mendorong modernisasi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bupati Blitar, Rijanto, menyebut bahwa bantuan alsintan ini akan sangat membantu petani dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
“Semoga bantuan ini menambah semangat bagi panjenengan semua yang menerimanya. Dengan dukungan alsintan, hasil pertanian akan meningkat dan mampu memperkuat program ketahanan pangan”, jelasnya.
Rijanto menambahkan, pada tahun 2024 luas tanam dan panen padi di Kabupaten Blitar mencapai 38.734 hektar dengan produksi sebesar 254.999 ton Gabah Kering Panen (GKP). Data tersebut menunjukkan pentingnya peran petani Blitar sebagai penopang pangan daerah sekaligus bukti bahwa sektor pertanian masih menjadi kekuatan utama perekonomian Blitar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Toha Mashuri, menjelaskan bahwa sebanyak 19 unit alsintan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dibagikan kepada kelompok tani yang sudah terdaftar. Jenis bantuan yang diberikan antara lain CHB, hand traktor, hand traktor rotary, corn shelter mobile, transplanter, dan kultivator. Toha menegaskan, alsintan ini akan membantu petani untuk lebih cepat dalam proses pengolahan lahan, penanaman, hingga pascapanen.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan petani di Kabupaten Blitar semakin terbantu, tidak hanya dalam mengurangi biaya dan tenaga kerja, tetapi juga dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian. Modernisasi pertanian melalui dukungan alsintan dipandang menjadi salah satu kunci untuk menjaga ketersediaan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Blitar. (riz)






