PersadaFM – Pemerintah Kabupaten Blitar memanfaatkan momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 sebagai ajang menguatkan peran generasi muda, khususnya pelajar, dalam mewujudkan budaya tertib dan aman berlalu lintas.
Dalam apel 17-an yang dirangkai dengan peringatan Harhubnas, Rabu (17/9/2025), Bupati Blitar Rijanto menyampaikan apresiasi kepada para pelajar terpilih yang berhasil meraih penghargaan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas peran penting pelajar dalam menciptakan budaya tertib dan aman di jalan raya. Harapannya, mereka terus menyebarkan pesan keselamatan, tidak hanya di sekolah, tapi juga di keluarga dan komunitas. Para pelajar ini bukan hanya teladan bagi teman sebaya, melainkan juga agen perubahan bagi masyarakat luas,” ujar Bupati.
Rijanto menambahkan, penghargaan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan besar yang menempatkan pelajar sebagai garda terdepan keselamatan lalu lintas. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Harhubnas sebagai refleksi karya di bidang transportasi sesuai tema tahun ini, “Bakti Transportasi untuk Negeri.”
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto, menjelaskan penghargaan diberikan kepada tiga pelajar terbaik hasil seleksi dari 38 peserta yang mengikuti lomba karya tulis ilmiah.
“Awalnya ada 38 peserta, disaring 10, kemudian dipilih tiga terbaik. Mereka mendapat piagam, trofi, dan uang pembinaan: juara 1 Rp2 juta, juara 2 Rp1,5 juta, dan juara 3 Rp1 juta. Karya mereka di luar ekspektasi, out of the box, dan sangat inspiratif. Harapannya, jika setiap sekolah punya satu pelopor, insyaallah angka kecelakaan bisa ditekan,” ungkap Puguh.
Seleksi dilakukan dengan melibatkan dewan juri dari UPT Perhubungan Tulungagung, Satlantas Polres Blitar, dan UPT Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Presentasi karya ilmiah para pelajar dinilai dari struktur penulisan hingga isi gagasan yang diangkat.
Program pelajar pelopor keselamatan lalu lintas ini rencananya akan terus digelar setiap tahun, seiring upaya Pemkab Blitar menekan tingginya angka kecelakaan di kalangan pelajar. (riz)






