PersadaFM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberikan tarif reduksi atau diskon 10 persen bagi dosen, tenaga pendidik, dan alumni dari dua perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan KAI.
Program ini ditujukan untuk mempermudah mobilitas kalangan akademisi sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik yang terjangkau, efisien, dan ramah lingkungan.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan program tersebut merupakan bentuk loyalty program sekaligus apresiasi bagi dunia pendidikan.
“Program ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara KAI dan berbagai perguruan tinggi untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang terjangkau, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Tohari, Selasa (22/9/2026).
Saat ini, tarif reduksi berlaku bagi civitas academica dan alumni Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) hingga 18 Mei 2028 serta Universitas Darussalam Gontor hingga 25 Februari 2027.
Diskon 10 persen berlaku untuk perjalanan KA menengah dan jarak jauh kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi, dengan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI.
Dosen dan tenaga pendidik aktif wajib memiliki kartu identitas yang mencantumkan NIP atau NIK. Sementara alumni wajib memiliki kartu anggota alumni fisik atau digital yang mencantumkan nomor keanggotaan atau ijazah.
Registrasi tarif reduksi dilakukan di Customer Service on Station dengan membawa KTP dan dokumen identitas asli untuk verifikasi. Identitas asli yang sesuai hak reduksi juga wajib ditunjukkan saat boarding dan pemeriksaan di atas kereta.
Tarif tersebut tidak berlaku untuk KA lokal, tarif khusus, promosi, Priority, Imperial, Luxury, Panoramic, Compartment, maupun kereta wisata lainnya. Satu penumpang hanya berhak memperoleh satu tiket reduksi pada perjalanan KA yang sama.
” Ke depan, kami terbuka memperluas kerja sama dengan institusi pendidikan lainnya di wilayah Madiun dan sekitarnya,” pungkas Tohari. (riz)






