PersadaFM – Permainan domino yang selama ini identik dengan hiburan di pos ronda kini resmi menjadi cabang olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Pemerintah Kabupaten Blitar bersama KONI Kabupaten Blitar pun mulai berburu bibit atlet melalui Olahraga Domino (Orado).
Pengenalan Orado ditandai dengan pertandingan ekshibisi antar-Forkopimda Kabupaten Blitar di Alun-Alun Kanigoro menjelang nonton bareng Final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari. Bupati Blitar Rijanto yang berpasangan dengan Kapolres Blitar AKBP Rivanda menghadapi Ketua KONI Kabupaten Blitar sekaligus Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah yang berduet dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar Anindya Putra Robertus.
Ketua KONI Kabupaten Blitar, Beky Herdihansah, mengatakan Orado merupakan cabang olahraga baru yang diharapkan diterima masyarakat. Bersama Pengurus Cabang Orado, KONI akan menjaring dan membina atlet agar bakat masyarakat dapat berkembang menjadi prestasi.
“Semoga atlet Orado Kabupaten Blitar mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Ketua Orado Kabupaten Blitar, Ismail Namsa, menjelaskan Orado dapat dimainkan semua kalangan, mulai kategori junior hingga senior. Ia menargetkan olahraga yang murah dan mudah dimainkan ini berkembang sampai ke poskamling di seluruh Kabupaten Blitar sekaligus mengubah stigma domino dari sekadar permainan menjadi olahraga prestasi. (riz)






