PersadaFM — Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Blitar mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar mencatat lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir, sebagai indikasi awal meningkatnya mobilitas pemudik.
Berdasarkan data Dishub, jumlah kendaraan yang melintas pada 12 Maret 2026 tercatat sekitar 57 ribu unit. Angka tersebut meningkat menjadi 63 ribu kendaraan pada 13 Maret, kemudian relatif stabil di kisaran 62 ribu pada 14 hingga 15 Maret, sebelum kembali melonjak hingga mencapai sekitar 68 ribu kendaraan pada 16 Maret 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto, mengatakan tren kenaikan ini menunjukkan arus mudik sudah mulai bergerak dan diperkirakan akan terus meningkat menjelang Hari Raya.
“Terlihat adanya lonjakan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Ini menjadi tanda awal pergerakan pemudik dan kemungkinan masih akan terus meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan serta menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Sementara itu, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kabupaten Blitar, Farid Pandu Pradana, mengungkapkan berdasarkan komposisi jenis angkutan, sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang paling dominan digunakan pemudik.
“Dari data yang kami himpun, sepeda motor mendominasi dengan persentase mencapai 64 persen. Kemudian kendaraan pribadi sebesar 29 persen, kendaraan logistik 6 persen, dan travel atau bus sekitar 1 persen,” jelasnya.
Menurutnya, dominasi sepeda motor ini perlu menjadi perhatian bersama karena memiliki tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi, terutama pada perjalanan jarak jauh.
Dishub Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta mengatur waktu perjalanan agar arus mudik dapat berjalan aman dan lancar. (riz)






