PersadaFM – Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memperkuat kapasitas shelter milik Dinas Sosial sebagai langkah antisipasi terhadap potensi meningkatnya penanganan masalah sosial.
Dorongan ini muncul seiring adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada berkurangnya alokasi Dana Desa. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi kemampuan desa dalam menangani berbagai persoalan sosial secara mandiri.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, mengatakan bahwa pemerintah daerah perlu bersiap menghadapi kemungkinan pergeseran beban penanganan sosial. Ia menilai, persoalan yang sebelumnya bisa ditangani di tingkat desa, ke depan bisa saja dilimpahkan ke pemerintah kabupaten.
“Dengan kondisi anggaran desa yang mengalami penyesuaian, tentu ada potensi penanganan masalah sosial akan bergeser ke kabupaten. Ini yang harus diantisipasi sejak sekarang,” ujarnya.
Menurut Sugeng, kesiapan shelter Dinas Sosial menjadi hal krusial agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Ia menekankan, penguatan tidak hanya pada fasilitas fisik, tetapi juga pada sistem pelayanan dan sumber daya manusia yang mendukung.
“Shelter harus benar-benar siap, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun pengelolaan. Jangan sampai ketika kebutuhan meningkat, kita belum siap memberikan pelayanan maksimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa shelter memiliki peran penting dalam menangani berbagai persoalan sosial, mulai dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), penyandang disabilitas, hingga masyarakat terlantar yang membutuhkan perlindungan dan penanganan khusus.
Menurutnya, keberadaan shelter juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Karena itu, fasilitas yang memadai menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar berharap Pemkab Blitar segera melakukan evaluasi dan penguatan terhadap shelter Dinas Sosial, sehingga mampu menjawab tantangan ke depan dan memastikan pelayanan sosial tetap berjalan secara optimal. (riz)






