free web hit counter
""

AJI TANI, WUJUD KOMITMEN PEMKAB BLITAR LINDUNGI PETANI DARI RISIKO KERJA

Andri Kurniawan

PersadaFM – Pemerintah Kabupaten Blitar terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi petani tembakau dan hortikultura melalui program Asuransi Jiwa Sedulur Tani (Aji Tani). Program ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang sudah berjalan dengan baik dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Selasa (3/6), Pemkab Blitar bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar acara edukasi dan penyerahan santunan secara simbolis kepada keluarga petani peserta program Aji Tani. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel GM 2 Kanigoro ini dihadiri oleh petani juga perwakilan BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Blitar, Rijanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa program Aji Tani merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah kepada petani, yang selama ini menjadi tulang punggung dalam sektor pertanian, khususnya tembakau.

“Program ini memberikan perlindungan dan ketenangan bagi petani dalam menjalankan aktivitasnya. Kami sudah menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris. Dana yang digunakan berasal dari DBHCHT dan harus tepat sasaran untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” ujar Rijanto.

Rijanto juga menambahkan bahwa penggunaan DBHCHT harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama kelompok petani tembakau yang selama ini menyokong penerimaan daerah dan negara.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Nanang Adi Putranto, menjelaskan bahwa selain memberikan santunan, program Aji Tani juga bertujuan meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sebanyak 6.043 petani tembakau dan hortikultura dari berbagai pabrik rokok telah terdaftar sebagai peserta. Mereka mendapatkan pendampingan dan insentif selama sembilan bulan, serta perlindungan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” jelas Nanang.

Nanang menegaskan bahwa keberadaan jaminan sosial ini sangat penting, terutama bagi para petani yang rentan terhadap risiko kerja di lapangan. Dengan program ini, ketika terjadi kecelakaan atau musibah, petani tidak harus menanggung sendiri karena sudah dilindungi negara melalui Aji Tani.

Baca Juga :  MELALUI SAFARI LITERASI, PERPUSTAKAAN BUNG KARNO BLITAR KENALKAN PELAYANAN PADA SISWA MTSN 1 KOTA BLITAR

Pemkab Blitar berharap program Aji Tani dapat terus ditingkatkan cakupannya agar perlindungan sosial bagi petani bisa dirasakan lebih luas dan merata di masa depan. (riz)