free web hit counter
""

Pancasila Tetap Relevan di Era Modern, DPRD Kabupaten Blitar Dorong Masyarakat Terus Menjaga Nilai Kebangsaan

PersadaFM – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni kembali diperingati dengan berbagai kegiatan di Kabupaten Blitar. Selain upacara yang digelar pada pagi hari, peringatan tahun ini juga diwarnai dengan Kirab Pancasila yang menjadi tradisi tahunan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, mengatakan Kirab Pancasila merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di tengah masyarakat. Kirab dimulai dari Perpustakaan Bung Karno dan singgah di Kantor DPRD Kabupaten Blitar sebelum diberangkatkan menuju Pendopo Kabupaten Blitar pada malam hari.

“Setiap 1 Juni ada peringatan Hari Lahir Pancasila dan di Kabupaten Blitar sudah menjadi tradisi setiap tahun. Tadi pagi telah dilaksanakan upacara, kemudian sore ini kita menerima teman-teman yang melaksanakan Kirab Pancasila dari Perpustakaan Bung Karno menuju DPRD Kabupaten Blitar. Setelah Isya nanti akan diberangkatkan menuju Pendopo Kabupaten,” ujar Supriadi.

Menurutnya, kehadiran Kirab Pancasila tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari besar nasional, tetapi juga sebagai sarana mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan para pendiri bangsa.
Dalam kirab tersebut juga ditampilkan berbagai kesenian tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat. Supriadi menilai pelibatan unsur budaya lokal menjadi wujud nyata upaya pelestarian tradisi yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

“Tradisi kesenian itu bagian dari budaya masyarakat yang memang harus terus dijaga. Kita perlu nguri-uri budaya Jawa dan budaya daerah lainnya sebagai bagian dari identitas bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Supriadi menegaskan bahwa Pancasila hingga saat ini masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Meski perkembangan teknologi dan modernisasi terus berlangsung, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dinilai tetap relevan dan mampu menjadi perekat keberagaman masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas, Warga Kabupaten Blitar Meninggal Dunia

“Sampai hari ini, meskipun situasi zaman sudah berkembang modern seperti ini, ternyata Pancasila adalah perekat bagi bangsa kita dan masih sangat efektif untuk menjaga persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak boleh membuat masyarakat melupakan budaya dan tradisi yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

“Tradisi-tradisi yang sudah ada dan tidak bertentangan dengan norma agama harus diteruskan dan dilanjutkan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tetap menjaga dan melestarikan budayanya,” ujarnya.

Supriadi berharap momentum Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan bermasyarakat. (riz)