PersadaFM – Kabupaten Blitar kembali menjadi magnet investasi sektor peternakan. Terbaru, PT KSPP mulai beroperasi peternakan sapi perah di Desa Gunung Gede, Kecamatan Wonotirto. Pada tahap awal ini, sebanyak 400 ekor sapi perah impor telah tiba untuk mendukung produksi susu.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto, menyampaikan bahwa hadirnya PT KSPP akan membawa dampak ekonomi positif, terutama bagi masyarakat sekitar. Salah satunya dari kebutuhan pakan ternak yang cukup tinggi.
“Mereka butuh setidaknya 50 ton pakan setiap hari. Ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk ikut terlibat dalam penyediaan bahan pakan,” ujar Puguh.
Puguh berharap masyarakat dapat bersinergi dan menyambut baik investasi ini, agar iklim usaha di Kabupaten Blitar semakin kondusif dan berkembang.
Tak hanya itu, susu perah dari PT KSPP juga disebut bisa disalurkan ke pabrik pengolahan susu milik Greenfield, yang sudah lama beroperasi di Blitar. Bahkan, proses impor sapi dilakukan melalui fasilitas Greenfield.
Saat ini, dua peternakan besar di Blitar, yakni Greenfield dan KSPP, tengah diusulkan untuk masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN), mengingat kontribusinya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan susu nasional yang masih sangat besar.
“Blitar jadi salah satu titik penting untuk mendukung kebutuhan susu nasional yang masih besar,” imbuhnya. (riz)






