free web hit counter
""

PEREMPUAN DOMINASI KASUS HIPERTENSI DI KABUPATEN BLITAR, CAPAI 27 RIBU LEBIH PENDERITA

PersadaFM – Kasus hipertensi di Kabupaten Blitar masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar sejak awal 2025 hingga akhir Agustus, tercatat 54.317 warga menderita hipertensi. Dari jumlah itu, penderita perempuan mendominasi dengan 27.926 orang, sedangkan laki-laki tercatat 26.392 orang.

Subkoordinator Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Hyndra Satria, menjelaskan dominasi perempuan dalam kasus hipertensi dipengaruhi oleh jumlah populasi yang lebih banyak, ditambah faktor risiko lain yang sering ditemui pada kelompok perempuan usia 45 tahun ke atas.

“Sebagian besar penderita hipertensi adalah perempuan paruh baya ke atas. Selain faktor keturunan, gaya hidup seperti pola makan tinggi garam, konsumsi makanan cepat saji, dan minimnya aktivitas fisik memperbesar risiko mereka mengalami hipertensi,” kata Hyndra.

Ia menegaskan bahwa hipertensi dapat menjadi silent killer atau penyakit mematikan tanpa gejala jelas jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, perempuan, khususnya yang memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi, disarankan lebih rutin memeriksakan kesehatan.

“Hipertensi sering kali tidak menimbulkan keluhan, tetapi dampaknya bisa berbahaya. Kami mengimbau masyarakat, terutama perempuan, untuk menjaga pola hidup sehat, rajin berolahraga, dan memeriksa tekanan darah secara teratur,” tambahnya.

Dinkes Kabupaten Blitar menekankan pentingnya upaya pencegahan pada kelompok perempuan, mengingat mereka menempati angka tertinggi penderita hipertensi. Dengan kesadaran menjaga kesehatan sejak dini, risiko komplikasi akibat hipertensi diharapkan bisa ditekan. (riz)

Baca Juga :  Mudahkan Pelayanan, Pemkab Blitar Luncurkan Angkutan Khusus Pelajar Tanpa Biaya