PersadaFM – Jembatan penghubung antara RT 03 RW 01 dan RT 02 RW 02 di Dusun Sidomulyo, Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, putus pada Senin (2/11/2026) dini hari. Akibatnya, akses yang biasa digunakan masyarakat untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut kini tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB setelah wilayah setempat diguyur hujan. Kondisi tersebut mengakibatkan jembatan mengalami kerusakan hingga terputus.
“Akibat hujan yang terjadi di wilayah Dusun Sidomulyo, jembatan penghubung antar-RT mengalami putus sehingga tidak bisa dilalui kendaraan maupun masyarakat,” jelas Wahyudi.
Berdasarkan hasil assessment BPBD Kabupaten Blitar, jembatan yang putus tersebut memiliki panjang sekitar 6 meter, lebar 4 meter, dan ketinggian 5,5 meter. Terputusnya akses tersebut berdampak pada mobilitas masyarakat yang biasa melintasi jembatan untuk beraktivitas sehari-hari.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim BPBD Kabupaten Blitar telah mendatangi lokasi untuk melakukan assessment. Petugas juga memasang tanda peringatan di sekitar jembatan sebagai langkah awal penanganan darurat serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait.
Hingga Senin siang, jembatan masih dalam kondisi putus dan belum dapat dilalui. Untuk sementara, masyarakat harus menggunakan jalur alternatif melalui Dusun Sidomulyo agar tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Wahyudi mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jembatan yang putus. Warga juga diminta memperhatikan tanda peringatan yang telah dipasang petugas demi menghindari risiko kecelakaan.
Hingga saat ini, kondisi jembatan masih dalam pemantauan BPBD Kabupaten Blitar bersama perangkat setempat dan masyarakat. (riz)






