free web hit counter
""

Gelombang Aksi Mahasiswa UNU Blitar Pecah, Pemecatan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Jadi Harga Mati

PersadaFM – Puluhan mahasiswa UNU Blitar menggelar aksi damai di lingkungan kampus, Selasa (19/5/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan orasi dan menuntut terduga pelaku dugaan pelecehan seksual segera dipecat tidak hormat dari kampus.

Aksi dipimpin mahasiswa dari PMII UNU Blitar. Mereka menilai langkah turun ke jalan dilakukan setelah berbagai upaya advokasi dan audiensi dengan pihak kampus belum membuahkan keputusan tegas.

Ketua Komisariat PMII UNU Blitar, Ahmad Kafiy menegaskan tuntutan mahasiswa hanya satu, yakni pemecatan tidak hormat terhadap terduga pelaku.

“Apakah dosen ini layak atau tidak, biar masyarakat yang menilai. Harapan kami hanya satu, pecat dengan tidak hormat kepada terduga pelaku,” ujarnya saat orasi.

Menurutnya, mahasiswa sebenarnya masih mengedepankan dialog dengan pihak rektorat. Namun aksi menjadi pilihan terakhir setelah audiensi yang digelar sejak beberapa hari terakhir belum menghasilkan keputusan.

Mahasiswa juga mengultimatum kampus untuk segera mengambil keputusan dalam tiga hari ke depan. Jika tidak ada tindak lanjut, mereka mengancam akan memboikot kegiatan perkuliahan.

“Kami akan melaksanakan aksi tiga hari berturut-turut. Kalau belum ada putusan, maka kami akan memboikot kuliah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Mohamad Fatih mengatakan pihak rektorat, siang itu dihadapan para mahasiswa telah menandatangani kesepakatan untuk merekomendasikan pemecatan kepada Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) yang memiliki kewenangan pengangkatan dan pemberhentian dosen maupun karyawan.

“Rektorat merekomendasikan untuk pemecatan dan akan disampaikan ke BPP, kemudian nanti BPP akan menindaklanjuti,” ujarnya.

Selain itu, pihak kampus juga menyatakan siap memberikan perlindungan dan advokasi kepada korban sesuai hasil kesepakatan dengan mahasiswa. (riz)

Baca Juga :  Heroik! Kapolsek Sananwetan Berikan Pertolongan Pertama Orang Kejang Akibat Desak-desakan Rombongan Ziarah Di Makam Bung Karno