free web hit counter
""

Benda Cagar Budaya “Jobong Batu” Ditemukan di Desa Modangan, Arkeolog Masih Temukan 2/3 Bagian

PersadaFM – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim evakuasi potongan benda cagar budaya yang tertimbun di tanah warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Benda jenis Jobong Batu tersebut merupakan pecahan dari struktur batu yang telah dievakuasi sebelumnya.

Arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim, Nugroho Harjo Lukito menjelaskan jika temuan batu di wilayah tersebut bukan yang pertama, melainkan pengembangan dari temuan sebelumnya. “Bukan temuan baru, itu lama saat orang (pemilik rumah) membangun dapur menemukan setengah pecahan Jobong Batu saat menggali pondasi,” jelasnya, Kamis (4/6/2026).

Setengah bagian yang ditemukan beberapa tahun lalu telah diamankan di Museum Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Selanjutnya petugas arkeolog mendapat informasi bila rumah tersebut telah dibongkar, pemilik rumah mengaku menemukan seperempat bagian saat menggali septic tank.

“Setelah dapat informasi rumahnya dibongkar, Direktur Warisan Budaya meminta untuk dilakukan pencarian lagi dan ditemukan bagian seperempat saja,” imbuhnya.

Temuan tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa menuju museum untuk disatukan dengan temuan bagian Bojong Batu yang pertama. Arkeolog menemukan adanya angka tahun di benda cagar budaya tersebut bertahun saka.

“Ada angka tahunnya yaitu 1033 Saka, bisa dipastikan berasal dari masa kerajaan Kediri,” jelasnya.

Nugroho menjelaskan jika Jobong Batu merupakan struktur bangunan atas sumur sebagai pengaman. Namun yang menjadikannya istimewa yakni karena benda ini terbuat dari batu utuh dengan lokasi temuan tidak jauh dari situs balai kambang dan arca warak.

“Tapi (Jobong Batu) itu istimewa, karena kalau milik masyarakat biasa itu tidak pakai seperti itu, langsung di permukaan tanah gitu dari liat atau bata merah,” terangnya.

Bojong batu itu pecah menjadi tiga, dua ketemu yang satu belum ketemu. Itu tidak mungkin kita cari cari, karena kita belum ada informasi sama sekali. Keberadaannya yang satunya ini belum ketemu, kemarin penggalian sudah diperluas masih belum ketemu.

Baca Juga :  Harga BBM Naik Per 17 April 2026, Simak Harganya!

Sementara itu temuan struktur Bojong Batu di Desa Modangan ini masih 2/3. Arkeolog belum menemukan struktur bagian 1/3 yang hilang lantaran tidak bisa memastikan titik lokasi pecahan yang lain. (zis/riz)