free web hit counter
""

KABUPATEN BLITAR JADI PELOPOR EDUKASI LALU LINTAS SEJAK USIA DINI HINGGA PESANTREN, DIRLANTAS POLDA JATIM CANANGKAN PROGRAM “GOES TO PONPES”

PersadaFM – Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menegaskan komitmennya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan meluncurkan program edukasi yang menyasar dua kelompok penting: anak usia dini dan santri. Kabupaten Blitar ditunjuk sebagai pionir pelaksanaan program ini secara serentak di seluruh Jawa Timur.

Kegiatan edukasi dimulai dengan kunjungan ke Warung Bambu Barokah di Kecamatan Gandusari, di mana tersedia wahana miniatur lalu lintas yang dirancang secara realistik. Miniatur ini menjadi sarana belajar menyenangkan bagi anak-anak untuk memahami rambu, marka, dan tata tertib berlalu lintas sejak dini.

“Ini bagian dari langkah preventif kami, karena pendidikan etika berlalu lintas harus ditanamkan sejak kecil. Mereka inilah calon pengguna jalan masa depan,” ujar Kombes Pol Iwan Saktiadi di sela kunjungan.

Program berlanjut pada sore hari dengan agenda “Goes to Ponpes”, yakni penyuluhan dan pelatihan lalu lintas kepada para santriwan dan santriwati. Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan mereka sebagai pelaku lalu lintas yang terampil dan beretika sebelum secara hukum dinyatakan sah memiliki SIM.

Acara sore ini juga dihadiri oleh Gus Iqdam, tokoh muda karismatik dari Blitar, yang turut memberikan dukungan dan penguatan nilai-nilai keselamatan berlalu lintas dalam perspektif keagamaan.

“Santri adalah agen perubahan. Dengan pemahaman lalu lintas yang baik, mereka bisa menjadi teladan di masyarakat,” tambah Kombes Iwan.

Menurut data kepolisian, usia produktif 18–30 tahun merupakan kelompok dengan angka kecelakaan tertinggi. Melalui program ini, Dirlantas Polda Jatim berharap dapat secara signifikan menurunkan risiko kecelakaan di kelompok tersebut.

Kabupaten Blitar dipilih sebagai daerah percontohan, sekaligus penanda dimulainya komitmen kepolisian untuk masuk ke lembaga-lembaga pendidikan nonformal seperti pesantren, demi menciptakan budaya berlalu lintas yang tertib dan berkeselamatan. (riz)

Baca Juga :  BPBD KABUPATEN BLITAR LAKUKAN PENANGANAN DARURAT PEMBERSIHAN BANGUNAN TERDAMPAK LONGSOR