PersadaFM – Pemerintah Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan benih padi kepada 474 kelompok tani sebagai bagian dari percepatan tanam musim tanam kedua (MT II). Penyerahan dilakukan secara simbolis di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kamis (23/4/2026).
Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan, bantuan tersebut mencakup luasan tanam sekitar 9.608 hektare dan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapan petani menghadapi MT II.
“Bantuan benih ini merupakan bentuk dukungan konkret agar petani dapat segera melakukan tanam. Harapannya, produksi meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdorong,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan produksi tidak hanya bertumpu pada ketersediaan benih, tetapi juga transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi, mekanisasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Pertanian harus menjadi sektor yang modern dan menjanjikan. Kita juga mendorong keterlibatan petani milenial agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Setiyana, menjelaskan bahwa penggunaan benih unggul menjadi faktor kunci dalam menjaga produktivitas, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan air.
“Benih unggul seperti Inpari mampu menjaga stabilitas hasil panen, sehingga produksi tetap optimal meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan,” jelasnya.
Selain bantuan benih, pemerintah daerah juga memperkuat dukungan sarana prasarana, di antaranya melalui bantuan 38 unit irigasi perpompaan serta usulan tambahan 82 unit guna memastikan ketersediaan air selama musim kemarau.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Blitar optimistis percepatan tanam MT II dapat berjalan maksimal, sehingga target peningkatan produksi padi tercapai dan ketahanan pangan daerah semakin kuat. (riz)






