PersadaFM – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar doa bersama sekaligus penyerahan penghargaan pajak daerah tahun 2025 di Kampung Coklat, Selasa (2/9/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM menyinggung kondisi keamanan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Blitar, yang belakangan tidak kondusif akibat aksi anarkis. Ia mengajak masyarakat mendoakan agar situasi segera kembali normal serta mendoakan korban jiwa dari aksi unjuk rasa di Jakarta dan Sulawesi Selatan.
Rijanto juga menegaskan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran tentang keamanan dan kondusivitas lingkungan. Ia meminta masyarakat tetap tenang namun waspada, menghidupkan kembali siskamling, menjaga koordinasi, dan tidak terprovokasi.
Pada kesempatan itu, ia sekaligus meluruskan isu yang beredar di media sosial terkait kenaikan PBB-P2 sebesar 300 persen. Rijanto memastikan informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, tidak ada kenaikan tarif PBB-P2 maupun perubahan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP) tahun 2025. Kenaikan baku ketetapan hanya 1,48 persen dan bersifat terbatas pada wilayah tertentu.
“Pajak masih menjadi urat nadi APBD Kabupaten Blitar dengan kontribusi 44,69 persen dari PAD. Karena itu, saya berharap masyarakat tetap disiplin membayar pajak,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, Pemkab Blitar juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan petugas pemungut PBB-P2 berprestasi. Pemkab kini telah membuka kanal pembayaran digital melalui QRIS dinamis, marketplace, hingga mobile banking untuk memudahkan masyarakat. (riz)






