free web hit counter
""

Turun Awasi Langsung Proyek Ilik-Ilik, Bupati Blitar Targetkan Rampung Januari

Andri Kurniawan

PersadaFM — Bupati Blitar Rijanto mengawasi langsung progres proyek pengaman tebing di Dusun Ilik-Ilik, Desa Kebonsari, Kecamatan Kademangan, Sabtu (03/01).

Dalam peninjauan itu, Bupati Blitar menyampaikan bahwa masa kontrak proyek pengaman tebing sejatinya telah berakhir pada 31 Desember. Namun, karena proyek ini memiliki manfaat yang sangat mendesak dan strategis bagi masyarakat, pekerjaan tetap dilanjutkan melalui mekanisme perpanjangan sesuai regulasi yang berlaku.

“Saya melihat langsung di lapangan. Kontraknya memang berakhir 31 Desember, tetapi karena manfaatnya besar dan jalur ini sangat vital, ada perpanjangan dengan konsekuensi denda,” ujar Rijanto.

Ia menegaskan proyek pengaman tebing Ilik-Ilik berada di jalur lalu lintas utama yang menghubungkan beberapa desa, kecamatan, hingga ke wilayah Blitar. Jalur ini menjadi akses penting distribusi hasil pertanian seperti telur dan tebu, bahan bangunan, serta lalu lintas anak-anak sekolah.

“Kalau tidak segera diselesaikan, tentu akan mengganggu kelancaran dan keselamatan lalu lintas masyarakat. Karena itu saya minta pekerjaan terus dipercepat, namun kualitas tetap dijaga,” tegasnya.

Bupati Blitar menargetkan proyek pengaman tebing Ilik-Ilik dapat diselesaikan pada Januari dan menyatakan optimistis pekerjaan akan rampung sesuai rencana.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Agus Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terakhir, progres proyek pengaman tebing Ilik-Ilik telah mencapai sekitar 90 persen.

“Sisa pekerjaan sekitar 10 persen. Kendalanya karena kontrak yang sangat mepet, kondisi cuaca akhir tahun, serta pasokan material yang sempat tersendat. Namun rekanan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan dalam waktu sekitar 10 hari atau hingga 10 Januari,” jelas Agus.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses perpanjangan pekerjaan telah dilaporkan kepada pimpinan daerah dan akan melalui tahapan review oleh Inspektorat mulai minggu depan.

Baca Juga :  Mulai 1 Juni 2023 Petugas Sensus Pertanian akan Mendata di Kabupaten Blitar, BPS Siapkan Formula untuk Memastikan Pemerataan Data

Sementara itu, Kepala Desa Kebonsari, Subakri, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap kondisi wilayahnya yang sebelumnya pernah mengalami longsor ini.

“Dengan dibangunnya pengaman tebing ini, arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat akan kembali lancar. Jalur ini sangat penting karena menghubungkan wilayah Blitar Selatan dengan daerah sekitar, termasuk Tulungagung,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan dapat dilanjutkan pada ruas jalan lain yang belum sepenuhnya tertangani agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. (riz)