PersadaFM – Komite Paralimpik Nasional Indonesia (NPCI) Kabupaten Blitar kembali meneguhkan kepemimpinan Achmad Sugik dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di Terminal Patria, Kota Blitar, Senin (23/9/2025).
Kegiatan ini diikuti sekitar 70 atlet disabilitas, perwakilan Dispora Kabupaten Blitar, dan pengurus NPCI Jawa Timur.
Dalam forum tersebut, Sugik terpilih secara aklamasi untuk memimpin NPCI Kabupaten Blitar periode 2025–2030. Ia menilai kepercayaan itu sebagai dorongan moral untuk terus membangun prestasi olahraga disabilitas di Blitar.
“Saya merasa ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah. Lima tahun ke depan kami ingin menjadikan NPCI Kabupaten Blitar sebagai rumah bagi atlet disabilitas untuk berkembang, berprestasi, sekaligus membangun kepercayaan diri,” kata Sugik.
Ia menegaskan bahwa kepengurusannya akan berfokus pada dua hal utama: memperluas pembinaan atlet dari berbagai kecamatan dan memperkuat akses mereka terhadap sarana olahraga yang inklusif.
“Target kami jelas, atlet disabilitas Blitar harus lebih banyak tampil di ajang provinsi maupun nasional. Tapi lebih dari itu, saya ingin setiap atlet merasakan bahwa mereka punya tempat, punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan,” tegasnya.
Sugik juga menyoroti pemilihan Terminal Patria sebagai lokasi Musorkab. Menurutnya, hal itu sekaligus menjadi simbol komitmen Blitar menuju fasilitas publik yang ramah disabilitas.
“Terminal Patria hari ini membuktikan bahwa tempat umum bisa diakses dan nyaman bagi penyandang disabilitas. Semoga semangat ini menular ke tempat-tempat lain di Kabupaten Blitar,” tambahnya.
Dengan kepemimpinan periode baru 2025–2030, Sugik berharap NPCI Kabupaten Blitar semakin solid dan mampu mengantarkan atlet-atletnya meraih prestasi yang membanggakan sekaligus membawa pesan inklusi untuk masyarakat luas. (riz)






