PersadaFM — Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar audiensi bersama Kementerian Pekerjaan Umum RI Direktorat Jenderal Prasarana Strategis melalui Tim Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, Selasa (6/1/2026) malam. Audiensi berlangsung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro dan dipimpin oleh Bupati Blitar Rijanto, didampingi OPD terkait.
Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis, tahapan pembangunan, serta langkah-langkah lanjutan sebelum pekerjaan fisik Pasar Kesamben dimulai.
Bupati Blitar, Rijanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian PU RI atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Blitar melalui pembangunan infrastruktur strategis. Ia berharap pembangunan Pasar Kesamben dapat meningkatkan kualitas sarana perdagangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Kesamben dan wilayah sekitarnya.
“Keberadaan pasar yang lebih representatif akan berdampak positif bagi aktivitas perdagangan, kesejahteraan pedagang, serta pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar, Darmadi, menjelaskan bahwa kontrak pembangunan Pasar Kesamben telah ditandatangani pada 29 Desember 2025. Masa pelaksanaan pembangunan direncanakan berlangsung selama satu tahun hingga 29 Desember 2026.
Dalam audiensi tersebut, pihak Kementerian PU RI juga memaparkan rencana dan progres pembangunan, termasuk perlunya sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat di Kecamatan Kesamben. Selain itu, dibahas pula rencana penentuan hari baik untuk pelaksanaan groundbreaking sesuai tradisi Jawa. Setelah hari baik ditetapkan melalui musyawarah dengan sesepuh setempat, akan digelar selamatan sebagai penanda dimulainya pembangunan Pasar Kesamben. (riz)






