free web hit counter
""

Baut Rel Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Bergerak Cepat Amankan Jalur Blitar–Rejotangan

Andri Kurniawan

PersadaFM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan dan melengkapi kembali baut-baut penambat rel yang dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab. Langkah ini dilakukan demi memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga.
Pencurian baut penambat rel tersebut diketahui terjadi di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan pada Rabu (7/1).

Temuan hilangnya sejumlah baut penambat ini berpotensi mengganggu stabilitas jalur rel dan membahayakan perjalanan kereta api.

Menindaklanjuti kejadian itu, KAI Daop 7 Madiun langsung menerjunkan petugas prasarana ke lokasi untuk mengamankan jalur, melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta mengganti dan melengkapi kembali baut penambat yang hilang. Seluruh proses perbaikan dilakukan sesuai standar keselamatan perkeretaapian, sehingga jalur dinyatakan aman dan tetap laik operasi.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa pencurian komponen rel merupakan tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan publik.

“Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Karena itu, KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional kereta api tetap aman,” ujar Tohari, Kamis (8/1).

Selain melakukan perbaikan, KAI Daop 7 Madiun juga meningkatkan patroli pengamanan jalur rel serta berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mencegah kejadian serupa terulang. Masyarakat pun diimbau untuk turut menjaga keamanan prasarana perkeretaapian dan segera melaporkan apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel.

KAI Daop 7 Madiun turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif melaporkan dugaan pencurian baut penambat rel. Informasi cepat dari masyarakat dinilai sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan awal dan pengamanan prasarana.

“Partisipasi masyarakat sangat kami apresiasi. Laporan yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Sinergi antara KAI dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan prasarana ke depan,” pungkas Tohari. (riz)

Baca Juga :  Masih Dalam Rangkaian Perayaan Nyepi, 3000 Umat Hindu Blitar Raya Gelar Dharma Santi di Candi Penataran