free web hit counter
""

Kabupaten Blitar Matangkan Kelas Khusus Olahraga, Pembinaan Atlet Pelajar Bakal Lebih Terarah dan Berkelanjutan

PersadaFM – Pemerintah Kabupaten Blitar mematangkan pembentukan Kelas Khusus Olahraga (KKO) di jenjang SMP sebagai langkah memperkuat pembinaan atlet pelajar sejak usia dini. Program hasil sinergi Dinas Pendidikan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta KONI Kabupaten Blitar ini diharapkan melahirkan sistem pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa, mengatakan KKO merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan atlet pelajar. Selain KKO, pihaknya juga mewacanakan Kelas Khusus Bakat Minat (KKBM) yang mengakomodasi bidang seni.

“Sudah ada kesepakatan dengan Dispora dan KONI untuk mendukung pembinaan atlet sejak dini. Kami memiliki wacana membentuk Kelas Khusus Olahraga atau kelas khusus bakat minat yang akan diawali melalui pilot project,” ujarnya.

KKO akan diterapkan di sejumlah SMP yang dipilih berdasarkan sarana prasarana, akses menuju lokasi latihan, dan potensi cabang olahraga di masing-masing wilayah. Pilot project direncanakan di empat wilayah, yakni selatan, barat, tengah, dan timur.

Menurut Agus, pembinaan atlet tetap dilakukan secara berjenjang sejak TK dan SD, sedangkan KKO difokuskan bagi siswa SMP. Penerimaan peserta dilakukan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi nonakademik. Selain siswa berprestasi, peserta didik yang memiliki bakat juga berpeluang diterima melalui tes praktik.

Siswa yang tergabung dalam KKO nantinya mendapat fleksibilitas pembelajaran sehingga latihan maupun pemusatan latihan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Harapannya anak-anak bisa fokus mengembangkan prestasinya. Ketika harus mengikuti kejuaraan atau training center, pembelajaran tetap bisa berjalan lebih fleksibel,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus, mengatakan pembentukan KKO menjadi langkah penting agar Kabupaten Blitar tidak tertinggal dari daerah lain yang telah lebih dulu menerapkan program serupa.

Baca Juga :  BOCAH HILANG DI SUNGAI MBAMBANG KESAMBEN HINGGA KINI BELUM DITEMUKAN, PENCARIAN DILANJUTKAN ESOK HARI

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan KONI. Harapannya tahun ajaran baru ini sudah bisa dimulai, meski saat ini masih melihat perkembangan karena proses penerimaan peserta didik sudah berjalan,” ujarnya.

Tahap awal pilot project direncanakan di wilayah Srengat, Kanigoro, dan Wlingi, dengan teknis pelaksanaan yang masih dimatangkan bersama Dinas Pendidikan.

Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, mengatakan KKO akan menjadi fondasi regenerasi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

“Kami akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan bersama seluruh cabang olahraga mulai dari proses seleksi hingga pembinaan. Harapannya KKO mampu melahirkan atlet-atlet muda yang siap masuk Puslatkab dan memperkuat Kabupaten Blitar di berbagai kejuaraan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi Dinas Pendidikan, Dispora, KONI, dan seluruh cabang olahraga, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap KKO menjadi fondasi pembinaan atlet pelajar yang lebih sistematis sehingga mampu melahirkan prestasi olahraga yang berkelanjutan. (riz)