PersadaFM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang di sejumlah perairan Jawa Timur. Untuk 26 hingga 29 September 2026, gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Blitar.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Fajar Setiawan, menyampaikan, potensi gelombang tinggi tersebut juga terjadi di Perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.
“Secara umum di Wilayah Perairan Provinsi Jawa Timur angin didominasi oleh angin timuran dengan kecenderungan angin berhembus dari Timur-Tenggara,” kata Fajar dalam informasi tinggi gelombang BMKG, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 13 hingga 37 knot, sementara kondisi cuaca di seluruh wilayah perairan Jawa Timur secara umum cerah berawan.
BMKG mengimbau pelaku pelayaran tetap memperhatikan kondisi angin dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut. Untuk nelayan, kewaspadaan diperlukan ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara kapal tongkang perlu mewaspadai kondisi saat kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter. Sedangkan kapal feri perlu memperhatikan kondisi ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Fajar menegaskan, informasi tersebut merupakan bagian dari upaya BMKG memberikan gambaran kondisi laut sehingga masyarakat, khususnya pengguna jasa pelayaran, dapat mempertimbangkan faktor keselamatan dalam beraktivitas di perairan. (riz)






