PersadaFM – Menyikapi laporan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar melakukan monitoring langsung terhadap ketersediaan gas elpiji di lapangan serta menggali informasi dari sejumlah warga.
Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji, salah satunya terjadi di wilayah Kecamatan Srengat, tepatnya di salah satu pangkalan.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, memang ada indikasi kelangkaan di beberapa titik. Di Srengat, misalnya, ada salah satu pangkalan yang dilaporkan mengalami kekosongan stok,” ungkap Darmadi.
Disperindag pun segera melakukan monitoring dan menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak Hiswana Migas.
Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa secara umum pasokan dan kuota gas elpiji di Kabupaten Blitar masih tetap. Namun, lonjakan kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir membuat distribusi terkesan tersendat di sejumlah wilayah.
“Kami sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Hiswana Migas. Untuk langkah selanjutnya, penanganan akan menjadi kewenangan dari pihak Hiswana Migas,” tambahnya.
Disperindag memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan jika menemukan kendala dalam memperoleh gas elpiji. (riz)






