free web hit counter
""

BLITAR CATAT ADA 1.321 DUDA BARU, BEBERAPA PERCERAIAN DIPICU JUDOL DAN PINJOL

PersadaFM – Dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun 2025, sebanyak 1.321 pria di Kabupaten Blitar resmi menyandang status duda usai menjalani proses perceraian di Pengadilan Agama Kelas IA Blitar. Mayoritas perceraian dipicu oleh konflik rumah tangga yang berkepanjangan, dengan penyebab utama berasal dari masalah finansial/ekonomi, termasuk pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).

Humas PA Blitar, Dr. Edi Marsis, SH.MH menjelaskan bahwa dari 1.321 perkara cerai yang masuk dan diputus selama Januari hingga Juni 2025, sebanyak 942 kasus disebabkan oleh perselisihan dan pertengkaran terus-menerus. Sementara itu, 174 perkara dipicu oleh tekanan ekonomi, 128 karena salah satu pasangan meninggalkan pihak lainnya, 32 karena perselingkuhan, 16 akibat judi, dan 10 karena kebiasaan mabuk.

“Dalam proses sidang perceraian di Pengadilan agama sering terungkap bahwa akar masalah yang timbul dari pertengkaran suami dan istri salah satunya karena masalah ekonomi adalah judi online dan pinjam online. Banyak suami atau istri yang meminjam tanpa sepengetahuan istri begitu juga sebaliknya, atau suami kecanduan judi hingga gaji bulanan habis,” ungkap Edi.

Ia menyebutkan bahwa pinjol dan judol menjadi fenomena terselubung yang merusak ketahanan keluarga, terutama di kalangan pasangan muda. Dalam alasan gugatan perceraian menyebutkan, suami telah melakukan judol atau suami/istri melakukan pinjol kemudian dikuatkan dengan keterangan para saksi dalam persidangan yang menguatkan dalil gugatannya. Sehingga diperoleh fakta perselisihan rumah tangga suami istri disebabkan suami telah melakukan judol ataupun suami/istri melakukan pinjol.

Pengadilan Agama mengajak seluruh masyarakat untuk lebih terbuka dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, serta berhati-hati terhadap aplikasi digital yang menjanjikan keuntungan instan namun berisiko tinggi terhadap keharmonisan keluarga.

Baca Juga :  Pastikan Tempat Upacara Bendera Kemerdekaan RI ke 78 di Kabupaten Blitar Sesuai Standar, BPBD Kabupaten Blitar Lakukan Penyiraman Rumput

“Kasus ini jadi peringatan bahwa literasi finansial dan digital sangat penting bagi pasangan muda. Jika tidak dikendalikan, akses pinjaman dan aplikasi judi bisa menghancurkan rumah tangga dalam waktu singkat,” pungkas Edi. (riz)