free web hit counter
""

Sebabkan Angka Kematian Cukup Tinggi, Berikut Penjelasan Infeksi Hepatitis Beserta Gejala dan Penularannya…

PersadaFM – Dilansir dari Global Burden of Disease (GBD), pada tahun 2019 angka kematian akibat hepatitis akut di Indonesia mencapai 2,14 per 100.000 penduduk dari semua usia. Hepatitis diketahui merupakan kondisi hati yang mengalami peradangan akibat infeksi virus, zat beracun dan dipengaruhi imun tubuh manusia.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Surya Abadi menyampaikan jika hepatitis terbagi menjadi Hepatitis A, B, C, D dan E. Lebih lanjut, dr. Surya menyebutkan jika hepatitis B empat kali lebih cepat menular dibandingkan dengan virus HIV.

Semua usia beresiko terinfeksi virus Hepatitis melalui makanan / minuman yang dikonsumsi secara bebas dan tidak higenis. Surya menjelaskan jika Hepatitis A dan E secara umum menular saat seseorang berada di area Endemis virus Hepatitis.

Sedangkan orang dengan resiko tinggi tertular Hepatitis B, C dan D merupakan orang yang terpapar darah, pasien transfusi darah, penggunaan suntik berulang kali dan hubungan bebas tanpa menggunakan alat pengaman. Selain itu, virus Hepatitis juga diperkirakan dapat hidup dan dapat menyebabkan komplikasi.

Secara umum, Surya menyebutkan gejala terjangkitnya infeksi Hepatitis berupa perubahan warna kuning pada mata dan kulit, perasaan mual, demam, dan turunnya nafsu makan. Sedangkan diagnosis dapat dilakukan dengan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.

Surya Abadi juga menyampaikan jika Hepatitis B dan C kronis tidak menimbulkan gejala sehingga keberadaannya dapat menimbulkan berbagai penyakit lainnya. Sedangkan pada Hepatitis Akut, terdapat munculnya gejala serta dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi obat dan pemeriksaan rutin.

Terakhir, Surya Abadi meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap makanan yang kurang higenis serta dapat menjaga imun tubuh. (zis/riz)

Baca Juga :  Hingga Kini, di Kabupaten Blitar Masih ada Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit