PersadaFM – Kekeringan masih berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar. BPBD Kabupaten Blitar kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, Kamis (24/9/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat kekeringan. Total bantuan yang disalurkan mencapai 12 ribu liter atau tiga ritase.
“Hari ini kami menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 12 ribu liter di dua lokasi, yakni Desa Sukorejo Kecamatan Wates dan Desa Binangun Kecamatan Binangun,” ujar Wahyudi.
Di Desa Sukorejo, Kecamatan Wates, distribusi dilakukan di Dusun Sidorejo. Sebanyak 8.000 liter atau dua ritase air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 81 KK atau 233 jiwa.
Sementara di Desa Binangun, Kecamatan Binangun, bantuan disalurkan ke Dusun Selok Sebanyak 4.000 liter atau satu ritase air bersih diberikan kepada 25 KK atau 115 jiwa.
Dengan demikian, total bantuan kali ini menjangkau 106 KK atau 348 jiwa di dua wilayah yang terdampak kekeringan.
Wahyudi menambahkan, BPBD Kabupaten Blitar terus memantau kondisi wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih. Pendistribusian bantuan akan disesuaikan dengan hasil pemantauan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kegiatan droping air bersih tersebut merupakan backup kegiatan BBWS dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana kekeringan. (riz)






