free web hit counter
""

Rombongan Wakil Panglima TNI Tinjau KDKMP Jatinom, Bupati Rijanto Paparkan Capaian dan Tantangan Pembentukan Koperasi Merah Putih

PersadaFM – Bupati Blitar Rijanto mendampingi kunjungan kerja rombongan Wakil Panglima TNI dalam peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Jatinom, Kabupaten Blitar, Jumat (12/6/2026). Kunjungan tersebut semula dijadwalkan dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI. Namun karena adanya agenda mendadak, kegiatan diwakili oleh Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya. Turut hadir Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Direktur Utama Agrinas, Direktur Utama PLN, perwakilan Kementerian Koperasi, serta unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah.

Dalam kesempatan itu, Rijanto memaparkan perkembangan pembentukan KDKMP di Kabupaten Blitar yang saat ini terus menunjukkan progres positif. Dari total 248 desa dan kelurahan yang menjadi sasaran program, sebanyak 196 KDKMP telah selesai 100 persen, sementara 42 lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir.

“Untuk Kabupaten Blitar, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ada 248 desa dan kelurahan. Yang sudah selesai 100 persen sebanyak 196, kemudian 42 masih dalam tahap finishing, sedangkan 10 desa masih menghadapi kendala, terutama terkait penyediaan lahan,” kata Rijanto.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Blitar juga telah memiliki tiga KDKMP yang beroperasi sesuai verifikasi Agrinas. Ke depan, seluruh koperasi yang telah terbentuk akan terus didorong agar segera beroperasi dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Menurut Rijanto, keberadaan KDKMP memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Koperasi diharapkan mampu menjadi wadah bagi petani, peternak, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk mengembangkan usaha serta memperluas akses pasar.

Dalam dialog bersama rombongan, Rijanto juga menyampaikan usulan agar KDKMP dapat menjadi jalur distribusi berbagai komoditas unggulan daerah, termasuk telur ayam dari peternak lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menjelaskan Kabupaten Blitar memiliki potensi besar di sektor peternakan, khususnya produksi telur. Dengan melibatkan koperasi dalam rantai distribusi, diharapkan harga komoditas lebih stabil, peternak memperoleh kepastian pasar, dan kebutuhan program pemerintah dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Berhasil Turunkan Angka Stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Gunakan Obat Modern Alami

Tidak hanya telur, berbagai hasil pertanian seperti beras, sayuran, serta produk UMKM juga diharapkan dapat dipasarkan melalui KDKMP. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rijanto berharap dukungan pemerintah pusat dan berbagai pihak dapat mempercepat operasional seluruh KDKMP di Kabupaten Blitar. Menurutnya, keberhasilan program Koperasi Merah Putih tidak hanya ditentukan oleh pembentukan kelembagaan, tetapi juga kemampuan koperasi dalam menjalankan aktivitas usaha yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami berharap Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa, mampu menyerap potensi lokal, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (riz)