PersadaFM – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin melantik 65 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Blitar, Selasa (27/10/2026). Dalam kegiatan yang sama, dua pejabat dikukuhkan karena perubahan nomenklatur jabatan dan seorang dokter mendapat tugas tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas Kepanjenkidul.
Syauqul mengatakan, promosi dan mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya mengisi jabatan yang kosong. Sebagian besar posisi kini telah terisi, meski masih ada beberapa yang belum terisi.
“Ini proses-proses biasa untuk penyegaran. Saya kira pejabat harus mobile, dan ada beberapa jabatan yang kosong sehingga harus diisi. Alhamdulillah, sebagian besar sudah terisi,” ujarnya.
Dari 65 pejabat yang dilantik, sebanyak 10 orang merupakan pejabat eselon III A, 24 orang eselon III B, 16 orang eselon IV A, dan 15 orang eselon IV B.
Syauqul menegaskan, pejabat yang mendapat amanah baru harus bekerja optimal dan memastikan program pemerintah berjalan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tidak cukup diukur dari penghargaan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Prestasi itu ketika masyarakat terlayani dengan baik dan program-program berjalan dengan baik. Penghargaan sudah banyak sekali, namun demikian masyarakat harus merasakan. Jadi, penghargaan tidak hanya di dalam angka, tetapi betul-betul dirasakan kerjanya oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain pelantikan, Pemkot Blitar mengukuhkan Kepala Bidang Perdagangan dan Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Bidang Perdagangan, serta Kepala UPT Pemadam Kebakaran menjadi Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Kota Blitar.
Melalui penyegaran birokrasi ini, Pemkot Blitar berharap kinerja organisasi semakin optimal dan pelayanan publik semakin baik. Syauqul menekankan, prestasi pemerintah harus benar-benar dirasakan warga, bukan sekadar tercatat dalam angka dan penghargaan. (riz)






