PersadaFM — KONI Kabupaten Blitar menaruh perhatian serius pada pembibitan atlet dari tingkat desa sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2027. Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi pengurus KONI dan ketua cabang olahraga se-Kabupaten Blitar, Minggu (4/1/2026).
Ketua Umum KONI Kabupaten Blitar, Beky Herdihansah, menegaskan bahwa kekuatan utama olahraga Kabupaten Blitar berada di desa-desa. Potensi tersebut perlu dikelola secara sistematis agar mampu melahirkan atlet berprestasi yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.
“Pembinaan atlet tidak boleh hanya berpusat di kota. Desa adalah lumbung atlet. Karena itu, pembibitan dari desa menjadi salah satu fokus utama kita dalam menyiapkan PORPROV 2027,” ujar Beky.
Ia menjelaskan, pengalaman pada PORPROV ke-IX Jawa Timur menunjukkan bahwa masih banyak atlet potensial yang belum terjaring secara maksimal. Namun demikian, keikutsertaan 22 atlet asal Kabupaten Blitar yang memperkuat kontingen Jawa Timur pada PON Aceh–Sumatra Utara menjadi bukti bahwa pembinaan dari daerah memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan.
Sebagai langkah konkret, KONI Kabupaten Blitar merancang program turnamen Gala Desa sebagai ajang penjaringan atlet usia dini dan usia produktif di tingkat akar rumput. Atlet-atlet yang terpilih selanjutnya akan dibina melalui pemusatan latihan kabupaten (Puslatkab) serta dievaluasi secara berkala melalui tes parameter atlet.
“Melalui kompetisi di desa, kita bisa menemukan bakat sejak awal. Setelah itu, pembinaan kita lanjutkan secara berjenjang dan terukur,” jelasnya.
Selain fokus pada atlet, KONI Kabupaten Blitar juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia pendukung, khususnya pelatih di tingkat desa, melalui program bimbingan teknis dan pendampingan dari masing-masing cabang olahraga.
Beky menekankan pentingnya peran aktif cabang olahraga dalam menjangkau desa-desa serta membangun komunikasi yang intensif dengan KONI agar pembinaan berjalan satu arah dan berkelanjutan.
“Prestasi PORPROV adalah hasil kerja bersama. Ketika desa, cabang olahraga, dan KONI bergerak seirama, saya yakin target peningkatan peringkat pada PORPROV 2027 dapat tercapai,” tegasnya.
Dengan strategi pembibitan atlet dari desa yang terstruktur dan berkesinambungan, KONI Kabupaten Blitar optimistis mampu memperkuat regenerasi atlet sekaligus membangun prestasi olahraga daerah dari akar rumput. (riz)






